Trident

Allah…beri hamba kesabaran….

Desember 12, 2008 · 1 Tanggapan

Jadi guru tuch emang gak mudah ya….
ngadepin anak-anak yang karakternya bervariatif dan unik-unik….

Dah hampir satu semester ini cukup dipusingkan dengan keunikan anak-anak tersebut.
Bayangkan, di satu kelas yang terdiri dari 10 orang siswa semuanya unik-unik banget. Secara akademis mereka tidak begitu bermasalah hanya dibutuhkan konsentrasi lebih aja…
Nah….karena konsentrasinya kurang optimal jadi agak susah juga mencapai targetan…
Dari 10 orang anak itu, ada yang suka ngobrol banget… walaopun diberitahu, paling juga bertahan beberapa detik untuk diam dan memperhatikan pelajaran. otomatis kalo ngobrol gak mungkin sendiri kan… pasti ngajak temen-temennya…
Ada juga yang sangat aktif bergerak dan suka iseng, pastinya klo iseng pasti ada yang diisengin..
Ada lagi yang suka ngelamun, teriak-teriak, dan bahkan diam banget juga ada…padahal anaknya pinter…
Pokoknya klo sudah ada yang mulai cerita..ngobrol… pasti gak kan bisa diperingati hanya sekali bahkan berkali-kali pun mereka kadang gak peduli….
dan akhirnya kelas jadi kacau…
Marah… wajar kan marah menghadapi kekacauan anak-anak….
TApi harus diingat lagi… bahwa mereka hanya anak-anak…
Kemarahan guru sebesar apapun gak kan mengubah apapun….. Mungkin kalo terlalu sering marah juga pada akhirnya bisa membuat anak menjadi “bebal” gak kan peduli lagi…
Sabar…..
memang harus sangat sabar menghadapi anak-anak….
tapi gak mudah juga kan bersabar terus???
Berusahalah utuk selalu sabar….
Berusahalah tanamkan bahwa mereka hanya anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan bimbingan.
Anak perlu ditegur jika melakukan kesalahan tapi jangan lupa juga memberikan mereka pujian ketika mereka berbuat baik…
Kita juga akan berbuat baik kan jika merasa dihargai?????
Begitupun mereka… ^_^

Kategori: education

1 response so far ↓

  • Chokey // Januari 29, 2009 pada 7:14 am | Balas

    Spanjang kita berusaha semakin dekat dan semakin dekat dengan Allah rasanya nggak ada yang akan di risaukan…sabar sendiri masih butuh kesabaran lagi mbak..Jazakallah dan semoga Allah membimbing anda ke Ma’rifatNYa

Tinggalkan sebuah Komentar